Mengenai neraka, banyak sekali gambarannya. Antaranya:
1. Membakar muka.
“Api neraka itu membakar muka mereka dan tinggallah mereka di situ dengan muka yang hodoh cacat.” (Lihat surah al-Mukminun, ayat 104)
2. Kulit jadi masak.
“Sesungguhnya orang yang kufur ingkar kepada ayat-ayat keterangan Kami, Kami akan membakar mereka dalam api neraka. Tiap-tiap kali kulit mereka masak hangus, Kami gantikan untuk mereka kulit yang lain supaya mereka dapat merasa azab sengsara itu…” (Lihat surah an-Nisa, ayat 56)
3. Diseret dengan muka.
“Semasa mereka diseret di dalam neraka (dengan tertiarap) atas muka mereka (serta dikatakan kepada mereka), rasailah kamu bakaran api neraka.” (Lihat surah al-Qamar, ayat 48)
4. Makanan daripada Zaqqum, panas seperti tembaga cair, mendidih di dalam perut.
“(Ingatlah), sesungguhnya pokok Zaqqum. (Buahnya) menjadi makanan bagi orang yang berdosa (di dalam neraka).
“(Makanan ini pula panas) seperti tembaga cair, mendidih di dalam perut. Seperti mendidihnya air yang meluap-luap panasnya.” (Lihat surah ad-Dukhan, ayat 43 hingga 46)
5. Api yang berubah warna, merah, putih dan hitam.
Abu Laits meriwayatkan dengan sanadnya daripada Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda (mafhumnya): “Api neraka dinyalakan selama seribu tahun sehingga menjadi merah. Kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga menjadi putih. Kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga menjadi hitam gelap, bagaikan malam yang gelap kelam.”
Apakah kita tidak gentar dengan neraka dan terus-menerus melakukan kejahatan demi kejahatan dengan sewenang-wenangnya?

